Sentono Gentong, Wisata Pacitan Yang Lagi Hits Diatas Bukit

Sentono Gentong, wisata Pacitan cocok buat suka ketinggian melihat pantai. Gembelgaul.com - Sentono Gentong di Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan dari ketinggian membuat takjub Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (10/1). Khofifah yang didampingi Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dan Forkopimda Pacitan   mengungkapkan tidak heran jika Sentono Gentong menjadi salah satu destinasi "ngehits" di Pacitan. Menurut Khofifah, Sentono Gentong seperti orkestra semesta alam karena memiliki keindahan alam lengkap yang berpadu dengan sejarah dan spritual. Di sini, kata dia, masyarakat bisa menikmati pemandangan laut dan pantai, perkotaan, perbukitan, pegunungan hingga goa-goa. Tak cuma menyajikan wisata alam, Sentono Gentong juga merupakan spot paralayang. baca juga : 10 desa wisata Jatim yang cocok buat healing "Jatim ini banyak sekali tempat yang menyuguhkan keindahan bagi penikmat wisata alam, religi, kuliner, hingga tantangan bagi para

MOMiracle, Keajaiban Wanita Dalam Pameran Lukisan


Gembelgaul.com –  Untuk memberi apresiasi dan mewadahi eksistensi seniman perempuan, Galeri Paviliun HoS menggandeng 34 anggota Ikatan Wanita Pelukis Indonesia (IWPI) Jawa Timur dengan berbagai latar belakang serta usia menggelar pameran lukisan  bertajuk MOMiracle  13 Desember 2019 – 11 Januari 2020.

Peserta dalam pameran ini tidak semuanya merupakan pelukis murni, namun adapula yang berprofesi sebagai guru, pensiunan PNS, dan ibu rumah tangga, mereka disatukan oleh visi yang sama yaitu perempuan dapat terus berkontribusi bagi dunia seni. MOMiracle dijadikan sebagai ruang bagi para pelukis IWPI Jawa Timur untuk menunjukkan semangat dan sisi lain dari perempuan yang terus bisa seimbang dalam berkarir dan berkarya.

Karya-karya yang dipamerkan merupakan penggambaran dari optimisme perempuan dalam memandang kehidupan, tercermin pada karya Avy Salma sebagai pelukis paling muda dalam gelaran pameran ini, karyanya  berjudul “Hope” bercerita tentang sebuah harapan, doa serta cinta sebagai seorang perempuan muda yang nantinya akan menjadi seorang ibu. Karya berjudul “Hutanku Hatiku” merupakan lukisan dari K.Djuwito (alm) menceritakan kerinduannya pada waktu yang ia habiskan bersama ibunya di hutan kala itu, hutan menjadi objek karyanya karena hutan dianalogikan memiliki arti yang sama dengan seorang perempuan, merupakan sumber segala kehidupan dan segala perlindungan.

“Pameran ini merupakan wujud apresiasi pada semua perempuan yang telah menjadi spirit kehidupan bagi banyak orang. Kami tuangkan kedalam berbagai obyek & gaya, harapannya bisa menjadi penghargaan kepada kasih ibu dan semua perempuan, seperti tumbuhan mencintai air dan sinar matahari, serta dapat menginspirasi banyak perempuan dengan berbagai latar profesi dan usia bisa terus berkarya dan bermanfaat bagi kesenian di Jawa Timur” tutur Aimee selaku ketua pelaksana pameran.

Rani Anggraini selaku manager House of Sampoerna juga berharap agar masyarakat luas bisa lebih mengenal dan mengapresiasi pelukis-pelukis perempuan di Jawa Timur yang meski memiliki latar belakang beragam, namun terus aktif menciptakan karya, dan semoga semangat para ibu-ibu yang sedang berpameran saat ini dapat menginspirasi generasi muda sehingga mampu berkontribusi serta mengasah kreatifitasnya untuk terus berkarya.gembelgaul

Komentar