Bioskop Rakyat Bandung, Destinasi Anyar Yang Pengin Nonton Film Indie Indonesia

Gembelgaul.com - Bioskop Rakyat terletak di The Hallway Space, Bandung, menjadi destinasi pilihan bagi mereka yang menginginkan pengalaman menonton yang berbeda dan menyegarkan. Selama bulan Mei 2024 ini, Bioskop Rakyat menghadirkan rangkaian program menarik sepertiSpotlight to Campus, yang merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai kampus di Bandung,seperti Cinematography Club (CC) Fikom Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Seni BudayaIndonesia (ISBI) Bandung, dan Universitas Widyatama. Kolaborasi terbaru dengan Film danTelevisi Universitas Pendidikan Indonesia (FTV UPI) Bandung menampilkan film-film menarikseperti Sangkuriang, A Folk Tale from the Forest, Cingcowong: From Sacred to Profane, Roro Ajo,dan How To Be Forgiven by God, serta sebuah sesi diskusi yang menghadirkan para pembuatfilm dari FTV UPI Bandung pada tanggal 17 Mei mendatang. baca juga : mau lihat bola timnas di GBK, ini spot parkirnya Di bulan ini Bioskop Rakyat siap menyambut penonton dengan program-progr

Blitar Punya Kampung Coklat, Yuk Wisata Ke Sana

 

Blitar Punya Kampung Coklat, Yuk Wisata Ke Sana
Panen Coklat di Blitar terasa di luar negeri.

Gembelgaul.com -  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi salah satu Desa Pendulum Devisa yaitu Kampung Coklat di Kademangan -  Kab. Blitar, Minggu (25/6). Dengan Komoditas utama yaitu berbagai macam olahan coklat.

Desa pendulum devisa dibawah binaan Bank Jatim ini baru saja diresmikan pada 30 Mei 2023. Dimana,desa ini memiliki komoditi yang menjanjikan untuk dikembangkan, serta pangsa pasarnya juga sangat besar baik di dalam maupun luar negeri.

Selain Kampung Coklat, dua Desa Pendulum Devisa lainnya di Jatim yaitu Desa Ngindeng, Kabupaten Ponorogo dengan komoditi jahe gajah , dan Desa Trayang, Kabupaten Nganjuk  dengan komoditi jahe gajah juga.

Sesampainya di lokasi, Gubernur yang akrab disapa Khofifah itu pun langsung melihat budidaya coklat yang dikembangkan serta produk olahan yang dihasilkan. Bahkan, juga mengecek langsung hasil biji-biji coklat yang dihasilkan serta menyempatkan berbincang langsung dengan petaninya.

Usai peninjauan, Khofifah mengaku optimis keberadaan Kampung Coklat sebagai Desa Pendulum Devisa ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, sekaligus bisa meningkatkan daya saing komoditasnya.

baca juga : kopi olahan lereng gunung arjuno kualitas ekspor

Sebab, mereka akan didampingi dan diberi pelatihan sehingga komoditi yang dihasilkan dapat memenuhi kualitas serta kuantitas yang sesuai standar dan kebutuhan ekspor. 

"Alhamdulillah Kampung Coklat sekarang sudah menjadi Desa Pendulum Devisa setelah diresmikan akhir Mei kemarin. Kita harap bersama ini akan bisa meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat," ungkapnya.

Khofifah menjelaskan, Pemprov Jatim mensupport Kampung Coklat sedemikian rupa agar ekspornya semakin meningkat. Melalui Disperindag Jatim, Kampung Coklat mendapatkan materi prosedur ekspor dan bahkan bantuan proses penerbitan phytosanitary dari Balai Karantina Pertanian.

Sementara, Bank Jatim juga memberikan fasilitas pembiayaan modal kerja sebesar Rp 3 miliar dan pembuatan Qris untuk metode pembayaran lebih dari 30 tenant di Kampung Coklat.

Khofifah menambahkan, selain kontribusinya terhadap perekonomian daerah, Kampung Coklat juga menjadi tujuan wisata yang dapat menambah wawasan. Pasalnya, para pengunjung dapat melihat langsung budidaya kokoa dan beragam produk olahan cokelat.

"Tempat ini tidak hanya sekedar sebagai wahana hiburan, namun juga sebagai salah satu wisata yang edukatif. Pengunjung dapat memetik buah cocoa dan banyak sekali pengetahuan yang bisa kita dapatkan disini," ujar Khofifah.

Lebih jauh, mantan Menteri Sosial RI itu mendorong desa lain untuk mengikuti jejak Kampung Coklat. Pasalnya, masih banyak desa dengan produk potensial yang menurutnya akan sukses di pasar internasional.

"Selain coklat, kita juga punya varian kopi yang unik dari satu desa ke desa lainnya. Ini kalau didukung ekspornya, bisa jadi pemacu ekonomi regional yang dampaknya sangat besar ke masyarakat," tuturnya.

"Potensi tiap desa, ayo digali lebih dalam. Insya Allah kami di Pemerintahan Provinsi Jawa Timur akan senantiasa memfasilitasi. Yang penting komunikasikan sesuai birokrasi yang ada dan jangan lelah mengusahakan," pungkas Khofifah.

baca juga : jika nonton bola di GBK Jakarta naik mobil, ini area parkirnya

Sebagai informasi, berdasarkan data ekspor kakao sendiri merupakan salah satu sektor prominent Jawa Timur yang pada 2022 jumlahnya mencapai USD 323,08 juta. Hingga kini, negara tujuan utama ekspor kakao adalah Amerika Serikat, India, China, Australia dan Estonia.ggc

 

Komentar