Harta Tahta Raisa, Perjalanan Syaduh Diva Indonesia Meraih Mimpinya

  Gembelgaul.com - Film “Harta Tahta Raisa” akan membawa penonton terhanyut dengan kisah-kisah yang belum pernah terungkap sebelumnya dari balik panggung. Mulai dari kisah perjalanan Raisa meniti karier di industri musik Indonesia, persahabatannya dengan sang manajer yang juga mitranya dalam membangun Juni Records, Adryanto Pratono (Boim), hingga kisah eksklusif di balik kemegahan monumental “Raisa Live in Concert GBK” pada tahun 2023.   “Dokumenter adalah suatu karya yang tidak scripted. Drama saat produksi dan drama asli, tentu ada di film ini. Untuk menggarap film ini, Imajinari juga mencoba mengumpulkan footage sebanyak mungkin termasuk membereskan kepemilikan rights-nya. Secara linimasa, dokumenter ini sebenarnya film kedua Imajinari. Sudah digarap sejak 2022 dan akhirnya sekarang bisa disaksikan penonton Indonesia mulai 6 Juni 2024,” kata produser “Harta Tahta Raisa” Dipa Andika. baca juga : mau lihat timnas di GBK, ini peta parkirnya Melalui dokumenter ini, Raisa juga

Free Fire Master League Season 8 Merebutkan Hadiah 1,2 Miliar

 


Free Fire Master League Season 8 Merebutkan Hadiah 1,2 Miliar


Gembelgaul.com - Free Fire Master League (FFML) Season 8 Sponsored by Sukro, KFC, dan Top Coffee resmi dimulai pada hari ini, Jumat (1/9/2023).

Sebagai turnamen esports yang inklusif dan penuh tantangan, FFML Season 8 akan menghadirkan pertarungan sengit antara 18 tim profesional dan komunitas terbaik dari seluruh Indonesia dalam memperebutkan gelar supremasi tertinggi Free Fire di tanah air. Mereka juga akan memperebutkan total prize pool senilai Rp1,2 miliar.

Sebagai turnamen utama Free Fire di Indonesia, FFML Season 8 hadir sebagai turnamen esports yang berkelanjutan, terbuka, dan menjunjung tinggi keberagaman.

FFML Season 8 memberikan kesempatan siapapun untuk  mewujudkan mimpi menjadi juara Free Fire dan membanggakan Indonesia di mata dunia.

baca juga : sinopsis film susuk terinspirasi kisah nyata

FFML Season 8 Sponsored by Sukro, KFC, dan Top Coffee juga mendapatkan dukungan dari Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) selaku organisasi yang mewadahi semua kegiatan esports di Indonesia.

Melanjutkan komitmen terhadap pengembangan esports yang inklusif, rangkaian FFML Season 8 dilakukan melalui Free Fire Nusantara Series (FFNS) yang sejak awal Mei 2023 hingga akhir Juli 2023.

Dimulai dari babak City Qualifier di 65 kota, Region Qualifier di 10 wilayah, hingga babak Open Qualifier dan Main Stage, rangkaian babak kualifikasi terbuka FFNS telah diikuti lebih dari 500.000 tim dari seluruh Indonesia.

Dari 500.000 tim, tujuh tim terkuat berhasil lolos untuk masuk ke babak utama FFML Season 8. Semakin spesial, karena empat dari tujuh tim tersebut adalah tim komunitas yang berhasil menunjukkan kemampuannya tak kalah dibandingkan tim profesional.

Keempat tim komunitas yang maju ke FFML Season 8 adalah Persis X Oke (Tangerang), Garuda Wisnu HellCard (Serang), Marawa X Jogja NC (Yogyakarta), dan Volker Legends DXL (Kendari).

Kehadiran tujuh tim komunitas di panggung FFML Season 8 dipastikan akan memberi tantangan baru bagi kompetisi yang sudah dimulai sejak 2020 ini.

Gameplay segar dan tak terduga dari tim komunitas sering kali menjadi momok bagi tim-tim besar di FFML.

Pada musim lalu, Genesis Dogma SF yang merupakan tim komunitas dari Sulawesi Utara berhasil membuktikan diri dengan menjadi juara FFML Season 7.

Meski begitu, tim profesional yang sudah lama puasa gelar FFML, seperti Evos Divine, RRQ Kazu, dan Onic Olympus dipastikan tak akan rela memberikan gelar juara begitu saja kepada tim-tim komunitas.

Mereka akan memberikan segalanya untuk bisa reuni dengan trofi FFML di Season 8. Terlebih, juara dari season ini akan melaju ke seri turnamen Free Fire paling bergengsi di dunia, yaitu Free Fire World Series 2023.

Berikut adalah daftar tim yang akan bersaing dengan panas di FFML Season 8:

Lolos dari FFML Season VII (11 Tim): Bigetron Delta, Evos Divine, Genesis Dogma SF, Kraken Esports (nama sebelumnya: Echo Esports), Morph Team, Onic Olympus, Poco Star (nama sebelumnya: G-Arsy Aphrodite),  Rocks Esports (nama sebelumnya: MPO Esports), Rrq Kazu, Thorrad (hasil merger, sebelumnya dari: First Raider Eclipse dan First Raider Storm), Tigerwong Esports (mengambil posisi SES Alfaink)

Lolos dari FFNS Main Stage (7 Tim): Dewa United Esports, Garuda Wisnu Hellcard, Kagendra, Marawa X Jogja NC, Mbr Epsilon, Persis X Oke, Volker Legends DXL

baca juga : Alva Cervo, motor listrik terkencang saat ini

Juara dari FFML Season 8 akan mendapatkan hadiah terbesar dari total prize pool senilai Rp1,2 miliar yang terbagi ke dalam Rp500 juta untuk League Phase dan Rp700 juta untuk Grand Finals. Juara dari League Phase dan Grand Finals akan menjadi dua wakil Indonesia di Free Fire World Series 2023, Bangkok!.ggc

 

 

 






Komentar