Harta Tahta Raisa, Perjalanan Syaduh Diva Indonesia Meraih Mimpinya

  Gembelgaul.com - Film “Harta Tahta Raisa” akan membawa penonton terhanyut dengan kisah-kisah yang belum pernah terungkap sebelumnya dari balik panggung. Mulai dari kisah perjalanan Raisa meniti karier di industri musik Indonesia, persahabatannya dengan sang manajer yang juga mitranya dalam membangun Juni Records, Adryanto Pratono (Boim), hingga kisah eksklusif di balik kemegahan monumental “Raisa Live in Concert GBK” pada tahun 2023.   “Dokumenter adalah suatu karya yang tidak scripted. Drama saat produksi dan drama asli, tentu ada di film ini. Untuk menggarap film ini, Imajinari juga mencoba mengumpulkan footage sebanyak mungkin termasuk membereskan kepemilikan rights-nya. Secara linimasa, dokumenter ini sebenarnya film kedua Imajinari. Sudah digarap sejak 2022 dan akhirnya sekarang bisa disaksikan penonton Indonesia mulai 6 Juni 2024,” kata produser “Harta Tahta Raisa” Dipa Andika. baca juga : mau lihat timnas di GBK, ini peta parkirnya Melalui dokumenter ini, Raisa juga

Lego Dan Robot Rasa Jawa Ada di Art Day SD Vita Surabaya



Gembelgaul.com - Demi mengenalkan kebudayaan Jawa kepada siswa-siswinya, SD Vita Surabaya adakan "Art Day" yang diadakan 3 hari mulai 17 Februari sampai 19 Februari 2020 mulai jam 8 pagi sampai 12 siang. Karya-karya dari siswa-siswi SD Vita dipamerkan secara langsung di selasar mereka yang bertempat Jl. Arif Rahman Hakim 189-191  Surabaya.

Di Art Day ini siswa kelas 1 sampai 6 bersama sebagian orang tua mengeksplorasi pengetahuan tentang kebudayaan Jawa yang disajikan dalam bentuk pameran, workshop ecoprint dan batik ikat, mural, serta pertunjukan wayang.

Selain itu, siswa juga mempertunjukkan karya-karya yang dibuat dan skill yang dilatih selama pembelajaran co curricular Computer Club, English Club, Lego, Mandarin Club, Paduan Suara, Robotic, Theater, dan VITA Junior Chef.

"Kami berusaha mengenalkan kebudayaan jawa kepada siswa dengan pendekatan art dan teknologi agar mereka lebih enjoy dan serasa bermain tapi mendapatkan ilmunya," terang Linda Candra Nigia, Co Pic Art Day 2020 dari SD Vita ini.

Menurut Linda bahawa event Art Day ini yang telah di gelar 4 kali, sekali dalam setahun untuk memupuk kecintaan terhadap kebudayan nasional Indonesia yang beraneka ragam. Karya yang ditampilkan sendiri berasal dari pilihan tiap kelas, diambil 4 karya tiap kelas. 

Misalnya gambar mural yang dipamerkan di lantai 2 berasal dari kreasi siswa SD Vita.
Selain menampilkan kreasi siswa SD Vita dalam Art Day, juga terdapat workshop bagi siswa. Ada menarik workshop batik ikat, disini siswa diajarkan membikin batik sendiri dari bahan alami macam kunyit. Sistem celup dan diikat karet hingga menjadi batik sederhana bertekstur unik.

Art Day ini mengabungkan tentang art dan teknologi, siswa SD Vita dikenalkan tentang komputer dan robotic. Hebatnya siswa SD Vita telah bisa membuat website sendiri dengan platform Wix atau game dari Kudo. "Kami berusaha mengenalkan budaya Indonesia lewat teknologi kepada siswa agar siap di era industri 4.0 ini," tutup Linda.(ggc)

Komentar