Siska Kubur, Sebuah Anomali Agama Dipertanyakan

  Gembelgaul.com - “Siksa Kubur” menghadirkan cerita yang menyentuh hati dan mengingatkan kita tentang pentingnya komunikasi, pengertian, dan kehangatan keluarga. Setelah kedua orangtuanya jadi korban bom bunuh diri, Sita jadi tidak percaya agama. Sejak saat itu, tujuan hidup Sita hanya satu: mencari orang yang paling berdosa dan ketika orang itu meninggal, Sita ingin ikut masuk ke dalam kuburannya untuk membuktikan bahwa Siksa Kubur tidak ada dan agama tidak nyata. baca juga : melihat gleen fredly hidup kembali Namun, tentunya ada konsekuensi yang mengerikan bagi mereka yang tak percaya. Film “Siksa Kubur” akan menghadirkan akting yang sempurna dari pemeran utama Faradina Mufti sebagai Sita dan Reza Rahadian sebagai Adil. Ditambah jajaran ansambel yang mayoritas merupakan pemenang dan peraih nominasi Piala Citra FFI, serta para pendatang baru yang menjanjikan. Mereka di antaranya adalah Christine Hakim, Fachri Albar, Happy Salma, Slamet Rahardjo, Arswendy Bening Swara, Nini

Arumi Bachsin Jadi Model Jogja Batik Festival 2022

 

Arumi Bachsin Jadi Model Jogja Batik Festival 2022
Menikmati Batik Jogja 2022 bersama si Cantik ArumiBachsin.

Gembelgaul.com - Sebagai bentuk dukungan pelestarian dan pengembangan batik, Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak menghadiri Jogja Batik Festival 2022, yang diselenggarakan di Jogja Expo Center, Rabu (19/10).

Bertajuk 'Jagaddhita Batik Jogja Istimewa Mendunia', Arumi disambut langsung oleh    Sekda Prov DIY Kadarmanta Baskara Aji bersama dengan GKBRAA Paku Alam.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut, menyajikan pameran ratusan motif batik, perlombaan motif batik baru hingga seminar batik.

Dimana kegiatan ini juga sebagai bentuk penegasan penobatan DIY menjadi Jogja Kota Batik Dunia oleh World Craft Council (WCC) di Dongyang, Tiongkok pada 2014 lalu.

Menariknya pada kesempatan tersebut, istri Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak ini didapuk menjadi model pada penampilan peragaan busana Jogja Festival Batik 2022.

Penampilan Arumi ini mendapatkan apresiasi khusus dari para hadirin yang datang, dimana saat momen tersebut dirinya menggunakan batik sutra karya perancang busana Yogyakarta yakni Sugeng Waskito, desaigner Gee Batik Yogyakarta.

"Ini kombinasi batik yang sangat bagus, ada batik tulis dan seni lukis diatas kain sutera. Sangat bagus sekali ini dipakai," kata Arumi.

Arumi menambahkan, kedatangannya ke DI Yogyakarta kali ini menurutnya merupakan kesempatan yang luar biasa. Dirinya mengaku memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta, yang secara apik menyajikan Jogja Batik Festival 2022.

"Pagelaran ini ditata dengan sangat rapih, bahkan mulai dari sejarah batik sendiri. Lalu pebatiknya pun dipilih sehingga memastikan apa yang ditampilkan mewah, atau sangat berkualitas," kesan Arumi.

Lebih lanjut Arumi yang juga Ketua TP PKK Jatim ini mengatakan, tentunya kegiatan ini sangat dinantikan oleh masyarakat mengingat gelaran ini dilakukan usai pandemi Covid-19 yang sebelumnya banyak mengakibatkan menurunnya pendapatan ekonomi ditingkat pengrajin batik.

"Kami menyambut baik kegiatan ini dan sangat senang. Pasti kegiatan seperti ini sulit dilaksanakan. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat kembali menggelorakan tingkat ekonomi khususnya di DIY," ujar Arumi.

 baca juga : Bali sekarang full ramah lingkungan, Polisinya saja pakai motor listrik 

Gelaran Jogjakarta Batik Festival 2022 ini akan dilaksanakan 19-23 Oktober 2022 mendatang. Dimana kegiatan ini didukung oleh 170 Industri Kecil Menengah (IKM) dari berbagai wilayah di Indonesia dan 80 desainer yang ada di DI Yogyakarta.

Kegiatan Yogyakarta Batik Festival ini, juga dilakukan dalam rangka mengimplementasikan UU RI No 13/2012 Tentang Keistimewaan DIY.

Dimana, hal tersebut memerlukan sinergi antara pelestarian budaya dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menjadi tujuan akhir dari program pembangunan di segala bidang Pemda DIY. ggc

 

Komentar