Siska Kubur, Sebuah Anomali Agama Dipertanyakan

  Gembelgaul.com - “Siksa Kubur” menghadirkan cerita yang menyentuh hati dan mengingatkan kita tentang pentingnya komunikasi, pengertian, dan kehangatan keluarga. Setelah kedua orangtuanya jadi korban bom bunuh diri, Sita jadi tidak percaya agama. Sejak saat itu, tujuan hidup Sita hanya satu: mencari orang yang paling berdosa dan ketika orang itu meninggal, Sita ingin ikut masuk ke dalam kuburannya untuk membuktikan bahwa Siksa Kubur tidak ada dan agama tidak nyata. baca juga : melihat gleen fredly hidup kembali Namun, tentunya ada konsekuensi yang mengerikan bagi mereka yang tak percaya. Film “Siksa Kubur” akan menghadirkan akting yang sempurna dari pemeran utama Faradina Mufti sebagai Sita dan Reza Rahadian sebagai Adil. Ditambah jajaran ansambel yang mayoritas merupakan pemenang dan peraih nominasi Piala Citra FFI, serta para pendatang baru yang menjanjikan. Mereka di antaranya adalah Christine Hakim, Fachri Albar, Happy Salma, Slamet Rahardjo, Arswendy Bening Swara, Nini

Salut ! Cowok Ini Bela-belain Jalan Kaki Sambil Sholawatan Demi Nazarnya




Gembelgaul.com -  Khofifah Indar Parawansa-Gubernur Jawa Timur menyambut kedatangan Agus Salim, pejalan kaki bersholawat asal Kota Pasuruan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (16/6/2019). Tak seperti biasanya, Agus yang mengenakan baju koko berwarna putih, sarung dan sandal jepit diterima dengan hangat dan kekeluargaan di ruang tamu Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Agus Salim merupakan pemuda yang berjalan kaki setengah berlari  sambil melantukan sholawat mulai dari Pasuruan hingga Surabaya. Tujuannya untuk memenuhi nazar bertemu sekaligus memberikan ucapan selamat kepada Gubernur Khofifah atas kepemimpinannya di Jatim. Nazar tersebut dilakukannya karena Khofifah terpilih menjadi Gubernur Jatim.

Saat diwawancarai wartawan terkait kunjungan Agus Salim, Khofifah menyambut hangat kehadiran Agus Salim. Apalagi Agus secara langsung menyampaikan harapannya kepada Gubernur Khofifah agar menjadikan Jatim semakin maju, makmur dan berkah.

"Yang diharapkan bagaimana Kita semua optimis bergerak ke depan membuat Jawa Timur makin maju, makmur dan berkah. Itu yang disampaikan adalah PR kita semua. Ini PR yang tidak sederhana tapi juga tidak menjadi berat kalau bekerja bersama bergandengan tangan," kata gubernur perempuan pertama di Jatim.

Mengenai Agus sendiri, pihaknya baru mendengar insight storynya terkait nazar untuk bertemu dengannya di Grahadi, meskipun sebelumnya ia telah membaca kisah Agus melalui media sosial. Ada yang menjadi pendorong Agus, sehingga berjalan kaki sambil  setengah lari ke sini karena menjadi spirit dan bagian dari yang diniatkan.

Menurutnya, semangat yang dimiliki Agus ini tidak boleh padam dan pudar. Sebab, semangat yang muncul seperti menjadi energi positif baginya dan jajaran Pemprov Jatim.

Saat bertemu dengan Gubernur Khofifah, Agus Salim menyampaikan perasaan senang dan tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di Jatim. Rasa senangnya itu juga dituangkan melalui lantunan sholawat Ya Maulana yang biasa dinyanyikan Sabyan dihadapan Khofifah.

"Alhamdulillah senang. Pengalaman yang langka. Tidak menyangka bisa bertemu langsung dan disambut baik oleh Ibu Gubernur," jelasnya.

Karena itu, ia berharap Khofifah dapat membawa Jatim semakin maju, makmur dan berkah.

Menurutnya, kunjungannya kali ini juga diharapkan bisa menggerakkan generasi muda semakin berprestasi baik dalam maupun luar negeri. Untuk generasi muda harus mandiri, tidak boleh tamak terhadap orang lain.

Sebelum meninggalkan Grahadi, Agus Salim menerima souvenir  dan baju koko dari Khofifah.(bws/net)

Komentar