Harta Tahta Raisa, Perjalanan Syaduh Diva Indonesia Meraih Mimpinya

  Gembelgaul.com - Film “Harta Tahta Raisa” akan membawa penonton terhanyut dengan kisah-kisah yang belum pernah terungkap sebelumnya dari balik panggung. Mulai dari kisah perjalanan Raisa meniti karier di industri musik Indonesia, persahabatannya dengan sang manajer yang juga mitranya dalam membangun Juni Records, Adryanto Pratono (Boim), hingga kisah eksklusif di balik kemegahan monumental “Raisa Live in Concert GBK” pada tahun 2023.   “Dokumenter adalah suatu karya yang tidak scripted. Drama saat produksi dan drama asli, tentu ada di film ini. Untuk menggarap film ini, Imajinari juga mencoba mengumpulkan footage sebanyak mungkin termasuk membereskan kepemilikan rights-nya. Secara linimasa, dokumenter ini sebenarnya film kedua Imajinari. Sudah digarap sejak 2022 dan akhirnya sekarang bisa disaksikan penonton Indonesia mulai 6 Juni 2024,” kata produser “Harta Tahta Raisa” Dipa Andika. baca juga : mau lihat timnas di GBK, ini peta parkirnya Melalui dokumenter ini, Raisa juga

JIIPE Gresik Serap 83 Persen Tenaga Lokal Milenial



Gembelgaul.com - Khofifah-gubernur Jawa Timur mengunjungi kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di kecamatan Manyar Kabupaten Gresik pada Kamis (22/8/2019). Khofifah melakukan kerjasama untuk penyediaan tenaga terampil lokal untuk JIIPE.

Karena hal tersebut Presiden Direktur JIIPE, Bambang Soetiono mengatakan, dari keseluruhan tenaga kerja di JIIPE, sebanyak 83% diantaranya adalah tenaga kerja lokal. Tidak hanya itu, untuk menyejahterakan masyarakat sekitar, dirinya juga telah menghimbau kepada para tenant untuk menggunakan tenaga kerja lokal.

“Kita juga sudah melakukan MoU dengan 3 Desa, yakni Manyarejo, Manyar Sidorukun, dan Manyar SIdomukti, untuk menggunakan tenaga kerja lokal. Kemudian, bekerjasama dengan Pondok Pesantren Qomaruddin untuk melakukan training, dan lulusannya kami tampung di JIIPE,” tegasnya.

Presdir Bambang menambahkan, JIIPE Berdiri di atas area seluas 3.000 hektar (ha), seluas 400 hektar di antaranya merupakan wilayah pelabuhan. kemudian kawasan industrinya seluas 1.800 ha, serta 800 ha lainnya diperuntukkan sebagai kawasan hunian dan rekreasi.

“JIIPE ini didirikan dalam rangka untuk me-reduce biaya logistik nasional, jadi JIIPE ini didirikan integrated antara pelabuhan, kawasan industri, dan perumahan,” katanya sembari menambahkan, JIIPE telah diresmikan oleh Presiden RI pada tanggal 9 Maret 2018.

JIIPE, imbuh Presdir Bambang, merupakan role model kawasan Industri terintegrasi yang bagus, karena lahannya cukup luas, dan infrastrukturnya lengkap. Yakni, ada pelabuhan, kawasan industri dan perumahan. Sehingga, para tenaga kerja, khususnya yang berasal dari Gresik dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh pulang-pergi.(bws/ggc)

Komentar