Qorin, Film “Exorcist” Berlatar Belakang Pondok Pesantren Indonesia Yang Gelap

  Qorin jadi film religi mistik yang digarap sutradara Ginanti Rona Gembelgaul.com - Qorin ini yang disutradarai oleh  dan ditulis skenarionya oleh Laila Nurazizah. Diproduksi oleh IDN Pictures Sebelumnya   IDN Pictures meluncurkan film bergenre horor ini, pemicunya adalah   setelah berhasil dengan film horor pertamanya, “Inang”, karya Fajar Nugros,. Film “Qorin” akan tayang di bioskop pada 1 Desember 2022 dan merupakan film ketiga yang dirilis oleh IDN Pictures tahun ini. Cuplikan film “Qorin” yang dirilis sejak awal November lalu telah menggambarkan sekilas alur cerita mencekam yang ada di film ini. Elemen-elemen horor yang segar dihadirkan, bahkan dari lagu permainan anak-anak yang dalam film ini digubah nuansanya menjadi menakutkan dan mistis. Narasi mistis yang dekat dengan budaya masyarakat sepertinya masih menjadi formulasi yang menarik dalam genre horor Indonesia. Tak melulu mencekam, film “Qorin” juga akan mengangkat nilai-nilai kebaikan dan persahabatan yang di

Pakai Kasir Pintar Dan Promo Grab Food 40 Persen, Driver Nuyul Bebek Ciphuk




Gembelgaul.com - Sepasang suami istri, Risky Riswandi dan Fitria Dwi Astuti , pemilik warung Bebek Ciphuk yang terletak di Kota Malang-Jawa Timur jadi salah satu korban mitra Grab Food yang merasa dirugikan.

Mereka menjadi korban penipuan modus order fiktif Grab food. Modus yang digunakan pelaku adalah melakukan order fiktif ke warung Bebek Ciphuk miliknya yang berada di kawasan Jalan Raden Tumenggung Suryo, Blimbing, Kota Malang.
Warung mereka sedang tutup untuk renovasi dan sedang pengajuan penutupan sementara ke Grab.

Modus penipuan fiktif ini terjadi ketika mereka menerima laporan email transaksi Grab Food warungnya kurang lebih Rp 25 juta. Padahal mereka tak merasa membuka warungnya.

Warung yang masih terdeteksi buka itulah yang dimanfaatkan oknum untuk melancarkan aksinya.

Pelaku diduga menjadi pembeli fiktif, penjual fiktif, sekaligus driver dalam aksi tersebut. Untuk mendapatkan struk atas nama warung korban, yang menjadi salah satu syarat selesainya transaksi dan mendapatkan pengembalian uang order dari pihak Grab, pelaku sengaja mencetak sendiri struk memanfaatkan aplikasi android dari kasirpintar.co.id. Dicurigai pelaku jumlahnya lebih dari satu orang.
Penipu memanfaatkan promo 40 persen yang disediakan pihak Grab untuk mengambil keuntungan.

Akibat penipuan tersebut, korban harus menanggung tagihan dari pihak Grab dengan jumlah yang cukup besar, 25 persen dari total nilai transaksi dalam sehari. Transaksi yang dilakukan penipu per hari selalu diatas Rp 10 juta.

Aksinya dilakukan mulai  27 Juli hingga 29 Juli 2019.korban harus menderita kerugian sekitar Rp 40 juta.(bws/ggc)

Komentar