Bioskop Rakyat Bandung, Destinasi Anyar Yang Pengin Nonton Film Indie Indonesia

Gembelgaul.com - Bioskop Rakyat terletak di The Hallway Space, Bandung, menjadi destinasi pilihan bagi mereka yang menginginkan pengalaman menonton yang berbeda dan menyegarkan. Selama bulan Mei 2024 ini, Bioskop Rakyat menghadirkan rangkaian program menarik sepertiSpotlight to Campus, yang merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai kampus di Bandung,seperti Cinematography Club (CC) Fikom Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Seni BudayaIndonesia (ISBI) Bandung, dan Universitas Widyatama. Kolaborasi terbaru dengan Film danTelevisi Universitas Pendidikan Indonesia (FTV UPI) Bandung menampilkan film-film menarikseperti Sangkuriang, A Folk Tale from the Forest, Cingcowong: From Sacred to Profane, Roro Ajo,dan How To Be Forgiven by God, serta sebuah sesi diskusi yang menghadirkan para pembuatfilm dari FTV UPI Bandung pada tanggal 17 Mei mendatang. baca juga : mau lihat bola timnas di GBK, ini spot parkirnya Di bulan ini Bioskop Rakyat siap menyambut penonton dengan program-progr

Pha-Shark Innovators, Airbrusher Gaek Surabaya Si "Raja Ngakal"



Gembelgaul.com - Kurang adoh turing'e, mulihne kurang isuk, kopine kurang kentel. Itulah ungkapan ajaib dari mulut Ahmad Rofieq atau lebih dikenal Pha-Shark. Aibrusher senior asal Surabaya. Arek Tenggilis Mulya ini tetap setia menggeluti dunia coret mencoret bodi motor mulai tahun 2004.

Ungkapan khas itu jadi pedoman Pha-Shark dalam mengarungi dunia modifikasi dan airbrush, "Jika ingin bertahan lama disini harus berjiwa tenang dan bijaksana, selain tukang airbrush juga ngayomi anak-anak muda," celetuk yang pria membuka workshop di Jl. Tenggilis Mulya 44 Surabaya ini.

Dalam rumahnya telah disulap menjadi 2 in 1, workshop airbrush dan warung kopi. Dari dulu Pha-Shark memang menjadi magnet kaum milenial untuk datang dan hanya sekadar cangkrukan.
"Mereka ini datang sendiri, ada ingin belajar airbrush atau hanya cangkruk saja. Tapi sekarang sudah jadi semua, buka sendiri," tutur seniman airbrush beranak satu putra ini.

Selain itu bekal tetap eksis, mengikuti jaman dan trend yang ada. Kebetulan pada tahun 2019 ini trend airbrush mengarah ke decal printing airbrush, Pha-Shark juga mampu mengaplikasikan. "Ini yang penting untuk bertahan di bisnis ini, jika tidak mengalir maka digilas jaman," kekeh brusher nyentrik ini.

Khusus decal printing aibrush ini, Pha-Shark memberikan harga khusus. Dibanderol 2 juta dan spesial matic di kasih harga 2,5 juta. Pha-Shark tidak meninggalkan teknik lama manual tech memakai pen brush dan spray gun, jika yang ingin cat polos full cukup setor 1,5 juta.

Warna pastel norak dan model "herex" atau istilah terondol drag ala arek kedirian juga Pha-Shark jabanin. Ia tak menolak jaman agar tetap dapur mengepul. Biarpun dunia modifikasi sekitar kota pahlawan lagi lesu darah tapi mampu menelurkan karya setidaknya sebulan sebanyak 2-3 buah.

Tidak hanya mengikuti aliran airbrush kekinian, Pha-Shark juga sering mencoba merk cat yang lagi trend," Pokoke apa yang ada ditoko cat baru pasti beli, kapan itu ada merk Spider yang hasilnya sekelas Spies Hecker. Aku coba tapi itu bertahan 6 bulan saja karena pas lagi booming setelah itu kualitas turun akhirnya pindah merk lainnya," seru brusher kelahiran 1978 ini sudah mencoba mulai merk Stargloss sampai Dakkar.

Pha-Shark mencoba terus menelurkan inovasi di dunia airbrush, memang dari dulu dikenal "raja ngakal". Bahkan pada waktu dekat akan mengenalkan trend baru, kita tunggu saja.(bws/ggc)

Pha-Shark Innovator
Jl. Tenggilis Mulya 44 Surabaya
HP. 082140747289

Komentar