Siska Kubur, Sebuah Anomali Agama Dipertanyakan

  Gembelgaul.com - “Siksa Kubur” menghadirkan cerita yang menyentuh hati dan mengingatkan kita tentang pentingnya komunikasi, pengertian, dan kehangatan keluarga. Setelah kedua orangtuanya jadi korban bom bunuh diri, Sita jadi tidak percaya agama. Sejak saat itu, tujuan hidup Sita hanya satu: mencari orang yang paling berdosa dan ketika orang itu meninggal, Sita ingin ikut masuk ke dalam kuburannya untuk membuktikan bahwa Siksa Kubur tidak ada dan agama tidak nyata. baca juga : melihat gleen fredly hidup kembali Namun, tentunya ada konsekuensi yang mengerikan bagi mereka yang tak percaya. Film “Siksa Kubur” akan menghadirkan akting yang sempurna dari pemeran utama Faradina Mufti sebagai Sita dan Reza Rahadian sebagai Adil. Ditambah jajaran ansambel yang mayoritas merupakan pemenang dan peraih nominasi Piala Citra FFI, serta para pendatang baru yang menjanjikan. Mereka di antaranya adalah Christine Hakim, Fachri Albar, Happy Salma, Slamet Rahardjo, Arswendy Bening Swara, Nini

Arumi Bachsin Pakai Kerudung Ungu Saat Bagi Sembako Di Kampung Dolanan dan Tanah Merah Surabaya



Gembelgaul.com - Sebagai bentuk kepedulian  terhadap warga terdampak pandemi covid-19, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PPK) Prov. Jatim, Arumi Emil Elestianto Dardak membagikan sembako di Kampung Dolanan dan Kampung Tanah Merah, Kota Surabaya, Jumat (10) 7).

Istri Wakil Gubernur Jatim itu blusukan membagikan 200 paket sembako kepada para lansia di dua kampung tersebut. Adapun sembako yang dibagikan berisi beras, minyak goreng, mie instan, serta masker kain. Dengan berjalan kaki, Arumi Emil Elestianto Dardak bersemangat memasuki gang-gang sempit.

Kedatangannya pun disambut antusias warga. Sambil membagikan sembako, Arumi juga membesarkan hati dan memberikan semangat kepada para warga.

“Saya menyampaikan salam dari Bapak Emil, Wakil Gubernur Jawa Timur. Yang semangat ya bapak/ibu, semoga bantuan ini bisa meringankan beban bapak/ibu yang mengalami kesulitan akibat pandemi covid-19. Yang penting semuanya sehat-sehat, sambil berdoa agar pandemi covid-19 ini segera berakhir,” ujarnya.

Arumi juga mengingatkan warga akan pentingnya kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan. Diantaranya, mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak alias physical distancing, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Mohon maskernya jangan lupa dipakai ya pak bu, agar terhindar dari covid-19, semoga semuanya sehat-sehat selalu,” pesannya. (ggc)

Komentar