Film Pasar Setan Berbalut Urban Horror Munculnya Nyai Salimah Minta Tumbal

  Gembelgaul.com - Pasar Setan adalah film horor ketiga dari IDN Pictures setelah kesuksesan "Inang" dan "Qorin", "Pasar Setan" juga menandai debut penyutradaraan Wisnu Surya Pratama dalam film panjang. Siap meneror di bioskop pada tanggal sakral tahun kabisat, 29 Februari 2024, di bioskop. Tamara dan tim vlogger-nya memutuskan untuk menjelajahi Pasar Setan, hutan terlarang yang telah menjadi legenda urban dan kisah horor lokal. Namun, ketika mereka mendalami lebih dalam ke dalam Pasar Setan, mereka menghadapi berbagai kengerian, di antaranya adalah sulitnya keluar dari tempat itu, serta ancaman dari Nyi Salimah. baca juga : Jefri Nichol sebagai new Ali Topan Pertanyaannya, siapakah yang akan selamat keluar dari Pasar Setan, dan siapakah yang akan terperangkap di sana selamanya? "Pasar Setan" menampilkan Audi Marissa dalam peran comebacknya setelah enam tahun absen dari layar lebar, juga merupakan debutnya dalam genre horor. Selain A

Yuk Makan Ikan Sehat Bareng Si Cantik Arumi Bachsin


Gembelgaul.com – Langkah pencegahan dan penurunan angka stunting di Jatim terus dikerjakan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Prov. Jatim. Salah satunya lewat bantuan stimulus pemenuhan gizi bagi para lansia dan anak-anak di Kabupaten Pamekasan.
Ketua Forikan Prov. Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak mengatakan, di masa Pandemi Covid-19 ini, Forikan Prov. Jatim bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Jatim merespon cepat keluhan warga terdampak pandemi Covid-19. Terlebih pada proses tumbuh kembang anak di fase pertumbuhan.

"Allhamdulillah di masa pandemi Covid-19 ini, kami bisa memberikan stimulus kepada masyarakat lewat produk ikan agar anak-anak kita tetap sehat, gizinya terpenuhi dan terbebas dari stunting," ujar Ketua Forikan Prov. Jatim Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak saat memberi bantuan ikan dan produk olahan ikan pada kegiatan Kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dalam rangka penanggulangan Dampak Covid-19 di Kab. Pamekasan, Rabu (28/7).
Arumi Bachsin mengatakan, kampanye Gemarikan ini merupakan salah satu bentuk misi yang mulia dan dapat menstimulasi kesehatan gizi anak dan masyarakat untuk terus mencintai sekaligus mengkonsumsi ikan.

Istri Wakil Gubernur Jatim itu menyebut, mengkonsumsi ikan dinilai sangat penting. Selain teksturnya lembut, ikan juga mudah dicerna anak dan lansia.

"Bagi mereka yang suka ikan air tawar bisa dengan mudah dimasak dan diolah. Begitu juga jika suka dengan jenis ikan air laut, sangat berbeda rasanya dan lebih enak," ungkapnya.

Soal harga, Arumi Bachsin yang juga Ketua PKK Prov. Jatim itu menyatakan, harganya relatif terjangkau dibanding harga daging atau ayam setiap ekornya.

"Meskipun dengan harga yang relatif terjangkau, namun gizi yang dihasilkan dari ikan tidak kalah bergizi bagi pemenuhan tubuh anak maupun lansia," jelasnya.

Untuk itu, Arumi berpesan agar setiap masyarakat selalu menyediakan ikan sebagai menu wajib. "Menu ikan harus ada di setiap meja makan keluarga kita di rumah," ungkapnya.

Arumi meyakini, bahwa dengan mengkonsumsi ikan bisa membantu pemerintah menurunkan angka stunting di Jawa Timur khususnya Kab. Pamekasan. "Saya yakin, dengan seringnya masyarakat mengkonsumsi ikan dapat mencegah dari stunting dan meningkatnya imun tubuh anak," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Forikan Kab. Pamekasan Nayla Baddrut Tamam menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ketua Forikan Jatim atas perhatian serta kepeduliannya kepada masyarakat Pamekasan dengan memberikan bantuan ikan beserta produk olahannya.

Ia menyadari bahwa Kab. Pamekasan angka stunting masih cukup tinggi. Oleh karenanya, ia berkomitmen untuk terus menggelorakan gemar makan ikan bagi seluruh masyarakat terutama bagi pemenuhan gizi anak dan lansia di Kab. Pamekasan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Forikan Prov. Jatim Arumi menyerahkan paket bantuan ikan dan produk olahan ikan kepada 150 masyarakat penerima. (ggc)

Komentar