Film Pasar Setan Berbalut Urban Horror Munculnya Nyai Salimah Minta Tumbal

  Gembelgaul.com - Pasar Setan adalah film horor ketiga dari IDN Pictures setelah kesuksesan "Inang" dan "Qorin", "Pasar Setan" juga menandai debut penyutradaraan Wisnu Surya Pratama dalam film panjang. Siap meneror di bioskop pada tanggal sakral tahun kabisat, 29 Februari 2024, di bioskop. Tamara dan tim vlogger-nya memutuskan untuk menjelajahi Pasar Setan, hutan terlarang yang telah menjadi legenda urban dan kisah horor lokal. Namun, ketika mereka mendalami lebih dalam ke dalam Pasar Setan, mereka menghadapi berbagai kengerian, di antaranya adalah sulitnya keluar dari tempat itu, serta ancaman dari Nyi Salimah. baca juga : Jefri Nichol sebagai new Ali Topan Pertanyaannya, siapakah yang akan selamat keluar dari Pasar Setan, dan siapakah yang akan terperangkap di sana selamanya? "Pasar Setan" menampilkan Audi Marissa dalam peran comebacknya setelah enam tahun absen dari layar lebar, juga merupakan debutnya dalam genre horor. Selain A

Yuk ke Pantai Marina Boom Banyuwangi, Wisata Bahari Kelas Dunia

 


Gembelgaul.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meyakini Banyuwangi akan menjadi pusat wisata bahari kelas dunia.


Bukan hanya karena Banyuwangi memiliki keindahan alam yang menawan, namun juga komitmen Pemerintah Daerah yang terus melakukan berbagai inovasi dan kreasi di sektor wisata. 


"Banyuwangi berhasil memaksimalkan seluruh potensi wisata yang dimiliki untuk menarik wisatawan lokal dan asing. Padahal sebelumnya nama Banyuwangi nyaris tidak terdengar," ungkap Khofifah usai mengunjungi Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Rabu (2/9).



Khofifah mencontohkan, Marina Boom. Dulu, pantai ini terkenal kumuh dan tidak terawat pasca fungsi pelabuhan dipindahkan ke pelabuhan ketapang. Namun sekarang, justru menjadi landmark baru Banyuwangi dan tujuan wisata warga lokal maupun asing. Belum lagi berbagai acara dan festival pun rutin digelar di Marina Boom. 


"Pemerintah daerah jeli mengidentifikasi potensi sekaligus menghadirkan apa yang diinginkan publik di era kekinian. Lihat saja hampir semua spot disini sangat instagramable," ujarnya. 


Menurut Khofifah, inovasi yang dilakukan Banyuwangi dapat menjadi referensi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Jawa Timur. Karenanya, Khofifah mendorong pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur mencari potensi unggulan apa yang dimiliki kemudian dikemas dengan apik sehingga menjadi sesuatu yang layak jual.


"Saya lebih suka menyebutnya dengan menjual pengalaman. Karena meskipun potensi yang dimiliki relatif sama, tapi sensasi dan pengalaman yang diperoleh akan berbeda. Tergantung cara mengemasnya," terangnya. 


Khofifah mengatakan, bukanlah sesuatu yang berlebihan jika dirinya yakin Banyuwangi akan menjadi pusat wisata bahari kelas dunia. Pasalnya, banyak spot wisata bahari bagus yang mampu menarik banyak wisatawan. 


Diantaranya, Pulau Merah, Pantai Watu Dodol, Pantai Sukamade, Pantai Plengkung, Pantai Wedi Ireng, dan lain sebagainya. Bahkan, Pantai Plengkung sendiri sangat terkenal di telinga wisatawan asing karena memiliki ombak terbaik untuk surfing.


"Jika sektor pariwisata berkembang, saya yakin industri pendukung lainnya juga ikut tumbuh. Ini akan menggerakkan ekonomi rakyat," imbuhnya. 


Terkait dengan situasi pandemi Covid-19, Khofifah mengungkapkan meskipun semua tempat wisata sudah mulai dibuka, Ia berharap pengelola tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.



"Berbagai penyiapan protokol kesehatan harus berseiring dengan upaya membuka wisata terutama yang berbasis alam," tuturnya. 


Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari Gubernur Khofifah dalam pengembangan pariwisata di Banyuwangi. Azwar Anas bahkan menyatakan kesiapan Banyuwangi untuk menerima sebanyak-banyaknya investor yang berminat.


"Sebagaimana arahan Bu Gubernur, Pemda akan mempercepat semua perijinan yang diperlukan oleh investor sehingga sektor ekonomi di Banyuwangi semakin menggeliat," pungkasnya. (ggc)

Komentar