Harta Tahta Raisa, Perjalanan Syaduh Diva Indonesia Meraih Mimpinya

  Gembelgaul.com - Film “Harta Tahta Raisa” akan membawa penonton terhanyut dengan kisah-kisah yang belum pernah terungkap sebelumnya dari balik panggung. Mulai dari kisah perjalanan Raisa meniti karier di industri musik Indonesia, persahabatannya dengan sang manajer yang juga mitranya dalam membangun Juni Records, Adryanto Pratono (Boim), hingga kisah eksklusif di balik kemegahan monumental “Raisa Live in Concert GBK” pada tahun 2023.   “Dokumenter adalah suatu karya yang tidak scripted. Drama saat produksi dan drama asli, tentu ada di film ini. Untuk menggarap film ini, Imajinari juga mencoba mengumpulkan footage sebanyak mungkin termasuk membereskan kepemilikan rights-nya. Secara linimasa, dokumenter ini sebenarnya film kedua Imajinari. Sudah digarap sejak 2022 dan akhirnya sekarang bisa disaksikan penonton Indonesia mulai 6 Juni 2024,” kata produser “Harta Tahta Raisa” Dipa Andika. baca juga : mau lihat timnas di GBK, ini peta parkirnya Melalui dokumenter ini, Raisa juga

Jember Fashion Kebaya Nusantara, Arumi Bachsin Dukung Ke Arah Fashion Kreatif

 

Jember Fashion Kebaya Nusantara, Arumi Bachsin Dukung Ke Arah Fashion Kreatif
Arumi Bachsin Dukung Kebaya ke Arah Fashion Kreatif.

Gembelgaul.com – Jember Fashion Kebaya Nusantara (JFKN)  merupakan salah satu bentuk upaya melestarikan budaya Bangsa Indonesia, khususnya para perempuan agar gemar menggunakan kebaya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dekranasda Prov. Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak saat membuka acara Jember Fashion Kebaya Nusantara (JFKN) di Halaman Kantor Bupati Jember, Jumat (23/12) malam.

Sebagai informasi, Jember Fashion Kebaya Nusantara diikuti oleh sekitar 300 peserta yang diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi wanita yang ada di Jember hingga masyarakat umum yang ada di Jember. JFKN ini dilaksanakan di ruangan terbuka dan disaksikan oleh masyarakat luas.

baca juga : fashion show di bawah lerung gunung bromo

Menurut Arumi, panggilan akrabnya itu, JFKN yang dilakukan secara bersama dan melibatkan kaum ibu dan perempuan di Jember ini adalah wujud kecintaan yang nyata terhadap warisan budaya bangsa dalam menghadapi tantangan, pengembangan dan era globalisasi di Jawa Timur.

Karena itu, lanjut Arumi, Dekranasda Jatim akan terus berupaya ikut serta dalam mendukung dan mendorong perekonimian di daerah dalam meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha fashion, kerajinan hingga UMKM.

Arumi juga berharap agar generasi muda  melanjutkan tradisi memakai kebaya yang menjadi ciri khas para wanita Indonesia pada era modern saat ini. 

"Jember Fashion Kebaya Nusantara ini merupakan sebuah upaya dalam melestarikan warisan budaya berkebaya khususnya di era modern saat ini," ungkapnya.

Kegiatan ini, lanjut Arumi selain melestarikan budaya bangsa juga turut menggerakkan roda perekonomian daerah untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kebaya, menggerakkan sektor ekonomi hingga pelaku UMKM. Sehingga terjadi penguatan ekonomi secara domestik atau regional.

"Melalui Event ini kita berharap dapat menyejahterakan para keluarga di Kabupaten Jember," ujar istri dari Wagub Emil Dardak ini.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto menyatakan bahwa kegiatan Fashion Kebaya Nusantara di Kab. Jember ini dipersembahkan kepada para Ibu Ibu hingga perempuan yang telah memberikan kontribusi terbaik bagi Kab. Jember.

Diharapkan, kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan sesuai tagline Kab. Jember menjadi Jember Fashion Carnival dunia.

Ketua Dekranasda Jember Kasih Fajarini mengatakan, bahwa Jember Fashion Kebaya Nusantara merupakan bentuk apresiasi khususnya kepada para kaum ibu atau perempuan yang Bulan ini dikenal sebagai Hari Ibu pada tanggal 22 Desember 2022.

baca juga : healing ke kawah ijen naik matic

Ia menyebut, bahwa Kebaya menjadi salah satu busana yang anggun digunakan oleh para perempuan Indonesia dimana keberadaannya wajib untuk dilestarikan. Oleh karenanya, dalam melestarikan kebaya Dekranasda Jember mengadakan kegiatan Fashion Kebaya Nusantara tahun 2022.

"Mudah mudahan melalui event ini dapat melestarikan kebaya sebagai bagian dari budaya perempuan Indonesia. Lewat Fashion Kebaya Nusantara ini akan menambah energi positif bagi para ibu dan perempuan untuk lebih kreatif dan inovatif di Jember," tutupnya.ggc

 

 




Komentar