Harta Tahta Raisa, Perjalanan Syaduh Diva Indonesia Meraih Mimpinya

  Gembelgaul.com - Film “Harta Tahta Raisa” akan membawa penonton terhanyut dengan kisah-kisah yang belum pernah terungkap sebelumnya dari balik panggung. Mulai dari kisah perjalanan Raisa meniti karier di industri musik Indonesia, persahabatannya dengan sang manajer yang juga mitranya dalam membangun Juni Records, Adryanto Pratono (Boim), hingga kisah eksklusif di balik kemegahan monumental “Raisa Live in Concert GBK” pada tahun 2023.   “Dokumenter adalah suatu karya yang tidak scripted. Drama saat produksi dan drama asli, tentu ada di film ini. Untuk menggarap film ini, Imajinari juga mencoba mengumpulkan footage sebanyak mungkin termasuk membereskan kepemilikan rights-nya. Secara linimasa, dokumenter ini sebenarnya film kedua Imajinari. Sudah digarap sejak 2022 dan akhirnya sekarang bisa disaksikan penonton Indonesia mulai 6 Juni 2024,” kata produser “Harta Tahta Raisa” Dipa Andika. baca juga : mau lihat timnas di GBK, ini peta parkirnya Melalui dokumenter ini, Raisa juga

Arumi Bachsin Tampil Mempesona di JFC 2023

 

Arumi Bachsin Tampil Mempesona di JFC 2023

Gembelgaul.com -  Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menghadiri secara langsung Jember Fashion Carnaval (JFC) 2023, Sabtu (5/8) malam.

Bertemakan "Timelapse: Journey of the Earth", parade karnaval itu terentang sepanjang 3,6 km. Pagelaran tersebut juga diikuti oleh talent serta selebritas dari lokal, nasional, maupun mancanegara.

Dalam kesempatan tersebut, wagub yang akrab disapa Emil itu mengatakan bahwa JFC bukan hanya kebanggaan Jember dan Jawa Timur, namun juga Indonesia. Sehingga, maknanya tak terbatas dari busana dan kreativitas yang ditampilkan.

"Di sini kita bisa lihat sebuah kabupaten yang terletak jauh dari bandara maupun ibu kota mampu menggelar acara bertaraf internasional. Maka JFC ini lebih dari sekedar kostum yang dikenakan, tapi juga mimpi untuk memajukan negara," katanya.

baca juga : jambore batik ada di Jember loh

Dalam JFC kali ini, terdapat pula peserta dari kurang lebih 8 negara yang merupakan perwakilan dari 5 benua. Hal tersebut, menurut Emil, menunjukkan keberhasilan JFC bahkan di zona luar Jember.

"Saya tadi bersapa dengan pengunjung, ada dari Bogor, Bandung, dan Batam. Bahkan ada talent yang dari Jepang. Ini berarti impact JFC sudah sangat luar biasa, maka teruslah semangat menyukseskan JFC," katanya.

Lebih dari itu, mantan Bupati Trenggalek tersebut mengungkapkan JFC ini merupakan salah satu dari dua event unggulan di Jawa Timur. Di mana, JFC masuk dalam Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) Kemenparekraf pada 2023 ini.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan bahwa JFC merupakan salah satu event yang mempunyai dampak ekonomi, sosial budaya, serta lingkungan.

"JFC ini telah mampu meningkatkan industri kreatif dan pariwisata di Jember, bahkan di Indonesia. Harapan saya ini dapat menjadi inspirasi sekaligus kebanggaan bersama, tapi tidak meninggalkan kearifan lokal. Karena JFC bukan hanya milik Jember tapi juga milik masyarakat Indonesia," katanya.

Tak hanya itu, terdapat pemberian Rekor MURI kepada JFC untuk dua kategori. Yakni jumlah UMKM partisipan terbanyak yang mencapai angka 2.548, serta lampu sorot terbanyak dengan jumlah 268 buah.

Ikut hadir dalam acara tersebut Ketua DPD RI AA Lanyalla Mahmud Mattalitti, beberapa Bupati/Walikota dari Jawa Timur maupun luar Pulau Jawa, dan segenap Kepala OPD dari berbagai daerah. Sementara itu, berbagai talent menyemarakkan acara mulai dari artis ibu kota seperti Yuki Kato dan Prilly Latuconsina hingga kelompok dancer profesional asal Jepang Kadokawa Dreams.

baca juga : liburan pakai mobil asyik, ini destinasi yang cocok

Dalam pagelaran yang menampilkan kostum dan mahakarya anak bangsa yang menunjukkan peradaban dan sejarah dunia tersebut, Ketua TP PKK Prov. Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak turut berpartisipasi dalam runway.ggc

 

Komentar