Siska Kubur, Sebuah Anomali Agama Dipertanyakan

  Gembelgaul.com - “Siksa Kubur” menghadirkan cerita yang menyentuh hati dan mengingatkan kita tentang pentingnya komunikasi, pengertian, dan kehangatan keluarga. Setelah kedua orangtuanya jadi korban bom bunuh diri, Sita jadi tidak percaya agama. Sejak saat itu, tujuan hidup Sita hanya satu: mencari orang yang paling berdosa dan ketika orang itu meninggal, Sita ingin ikut masuk ke dalam kuburannya untuk membuktikan bahwa Siksa Kubur tidak ada dan agama tidak nyata. baca juga : melihat gleen fredly hidup kembali Namun, tentunya ada konsekuensi yang mengerikan bagi mereka yang tak percaya. Film “Siksa Kubur” akan menghadirkan akting yang sempurna dari pemeran utama Faradina Mufti sebagai Sita dan Reza Rahadian sebagai Adil. Ditambah jajaran ansambel yang mayoritas merupakan pemenang dan peraih nominasi Piala Citra FFI, serta para pendatang baru yang menjanjikan. Mereka di antaranya adalah Christine Hakim, Fachri Albar, Happy Salma, Slamet Rahardjo, Arswendy Bening Swara, Nini

Generasi Rebel dan Skena Ada di Sosok Ali Topan dan Anna Karenina

 

Generasi Rebel dan Skena Ada di Sosok Ali Topan dan Anna Karenina

Gembelgaul.com - Film “Ali Topan” akan sangat cocok untuk menjadi pilihan tontonan di hari spesial tersebut karena berkisah tentang romansa dua anak muda yang mendamba kebebasan di tengah kekangan keluarga dan tekanan yang menghantam mereka.

Ali Topan dan Anna Karenina adalah representasi nilai “Rebel tapi Responsible” yang juga lekat dengan anak muda saat ini.

baca juga : pasar setan segera bergentayangan di bioskop

Itu deskripsi film terbaru persembahan Visinema Pictures yang bekerja sama dengan Legacy Pictures, produksi Kebon Studio karya sutradara Sidharta Tata.

Sebelumnya“Ali Topan” press screening di Epicentrum (13/2) untuk para wak media dan segera tayang di jaringan bioskop mulai 14 Februari 2024, bertepatan dengan hari Valentine dan hari pencoblosan Pemilu Indonesia.

Meski berasal dari keluarga yang memiliki privilese, tetapi Ali Topan dan Anna dengan lantang menyuarakan isu-isu sosial yang sangat relevan.

Keduanya juga berani berjuang demi hal yang benar meski harus melawan arus. Keduanya memang bersikap rebel tapi tetap bertanggung jawab.

Ada alasan dan tujuan untuk kepentingan yang lebih besar, alih-alih memilih kenyamanan personal.

Berasal dari keluarga yang berantakan, Ali Topan (Jefri Nichol) memilih menghabiskan waktu di jalanan Blok M dan Warung Seni di bawah asuhan Opung Brotpang (Ari Sihasale) bersama gengnya, Dudung (Reza Hilman), Bobby (Omara Esteghlal) dan Gevaert (Bebeto Leutualy).

Pertemuannya dengan Anna Karenina (Lutesha), anak dari keluarga penguasa bisnis properti memberi warna pada hidup Ali Topan. Ali dan Anna saling jatuh cinta, tapi sayangnya hubungan mereka ditentang keras oleh orangtua Anna.

Kekecewaan yang tak terbendung mendorong Ali dan Anna untuk pergi berpetualang bersama menembus jalanan lintas kota pulau Jawa, demi mencari masa depan baru.

Namun dalam perjalanannya, banyak pihak berusaha melacak dan memburu mereka, termasuk Boy (Alex Matthew) yang tidak suka dengan kebersamaan Ali dan Anna.

Ali Topan pun dituduh menjadi dalang dari kerusuhan di Warung Seni dan melakukan penculikan terhadap Anna.

Bisakah keberanian Ali Topan dan Anna Karenina mengalahkan semua orang yang menentang? Apakah Ali Topan akan terus bersama Anna Karenina?

Lewat kisah romansa penuh petualangan dua anak muda Ali Topan dan Anna Karenina, film “Ali Topan” ingin memberikan hiburan yang hangat dan penuh perasaan campur aduk dengan konflik dan latar belakang karakter yang dekat dengan anak muda masa kini.

“Berbicara dunia “Ali Topan” sangat menarik. Selain menyajikan drama, juga ada keseruan dari petualangan road trip Ali Topan dan Anna Karenina. 

Penonton akan melihat perjalanan kisah cinta mereka yang penuh tekanan, dibungkus dengan musik underground hari ini untuk menghidupkan Ali Topan dan skenanya. Saat menontonnya akan mix feeling” kata Sutradara “Ali Topan” Sidharta Tata.

Film “Ali Topan” diangkat dari novel laris “Ali Topan” karya Teguh Esha yang populer pada era 1970-an. Cerita pun dikembangkan agar relevan dengan konteks anak muda masa kini dengan berbagai masalah yang dihadapi mereka. 

Selain Jefri Nichol dan Lutesha, film “Ali Topan” juga dibintangi Ari Sihasale, Onadio Leonardo, Reza Hilman, Omara Esteghlal, Bebeto Leutualy, Anya Zen dan Axel Matthew Thomas.

baca juga : ada klub motor anggotanya suami istri, pendirinya bule

Sebelumnya, Ali Topan telah melakukan world premiere (tayang perdana) di Busan International Film Festival (BIFF) 2023 pada program “A Window on Asian Cinema.” Film “Ali Topan” juga berkompetisi di program Indonesian Screen Award di Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2023.ggc

 

Komentar