Siska Kubur, Sebuah Anomali Agama Dipertanyakan

  Gembelgaul.com - “Siksa Kubur” menghadirkan cerita yang menyentuh hati dan mengingatkan kita tentang pentingnya komunikasi, pengertian, dan kehangatan keluarga. Setelah kedua orangtuanya jadi korban bom bunuh diri, Sita jadi tidak percaya agama. Sejak saat itu, tujuan hidup Sita hanya satu: mencari orang yang paling berdosa dan ketika orang itu meninggal, Sita ingin ikut masuk ke dalam kuburannya untuk membuktikan bahwa Siksa Kubur tidak ada dan agama tidak nyata. baca juga : melihat gleen fredly hidup kembali Namun, tentunya ada konsekuensi yang mengerikan bagi mereka yang tak percaya. Film “Siksa Kubur” akan menghadirkan akting yang sempurna dari pemeran utama Faradina Mufti sebagai Sita dan Reza Rahadian sebagai Adil. Ditambah jajaran ansambel yang mayoritas merupakan pemenang dan peraih nominasi Piala Citra FFI, serta para pendatang baru yang menjanjikan. Mereka di antaranya adalah Christine Hakim, Fachri Albar, Happy Salma, Slamet Rahardjo, Arswendy Bening Swara, Nini

Mitos Kuyang Kalimantan Gentayangan di Bioskop

 

Mitos Kuyang Kalimantan Gentayangan di Bioskop

Gembelgaul.com - Kuyang: Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai sebelum menghantui layar bioskop mulai 7 Maret 2024. Film ini diproduseri oleh Aenigma Picture dan baru saja menggelar Press Screening dan Gala Premiere film horor terbaru yang berjudul Kuyang: Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai. Acara yang diselenggarakan pada 5 Maret 2024 di XXI Epicentrum.

Acara Press Screening dan Gala Premiere ini dimeriahkan oleh kehadiran para pemain utama, seperti Alyssa Abidin (Sriatun), Putri Ayudya (Mina Uwe), Elly Luthan (Tambi Nyai), Egy Fedly (Bue Alang), Totos Rasiti (Kasno), serta Sutradara Yongki Ongestu dan Penulis Novel Kuyang: Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai, Achmad Benbela.

baca juga : yuk kita plesir ke pasar setan

Tak ketinggalan ikut hadir Aryanna Yurissebagai Produser film ini. Aryanna Yuris, produser film, menyatakan, "Kami berharap Kuyang: Sekutu Iblis Yang Selalu Mengintai dapat menjadi pilihan hiburan yang menarik bagi penonton yang mencari pengalaman horor yang autentik dan mendalam." Menurutnya, film ini tidak hanya menawarkan kengerian dari mitos Kuyang, tetapi juga memberikan makna lebih tentang keberagaman cerita asli Indonesia.

Yongki Ongestu, sutradara film ini, ikut mengungkapkan bahwa ia tertarik untuk mengeksplor mitos di Kalimantan setelah membaca Novel Kuyang: Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai, karya Achmad Benbela.

Harapannya film ini bisa memberi pandangan lebih tentang kepercayaan dan budaya Kalimantan dari berbagai sudut pandang. “Film horor di Indonesia memang memiliki daya tarik tersendiri, dan selalu bisa memenangkan hati penontonnya.

Oleh karena itu, kami berharap film ini bisa berkontribusi bagi keanekaragaman kisah horor lokal, khususnya mitos dari Kalimantan. Selain itu, kami berharap film ini akan menjadi awal mula bagi teman-teman perfilman lainnya untuk membuat film horor dengan tema serupa, khususnya cerita-cerita dari daerah Kalimantan,” ungkapnya.

Achmad Benbela, penulis dari novel laris “Kuyang: Sekutu Iblis Yang Selalu Mengintai” juga ikut mengungkapkan harapannya terhadap rilisnya film yang diangkat dari novel tulisannya tersebut, “saya berharap teman-teman suka bentuk lain dari cerita yang saya tulis ini. Mohon dukungannya teman-teman seluruh Indonesia agar film-film cerita daerah semakin beragam, terutama untuk masyarakat dari daerah Kalimantan, mari kita dukung urban legend pulau kita!”

baca juga : nonton konser di GBK, ini spot parkirnya

Kuyang: Sekutu Iblis Yang Selalu Mengintai berkisah tentang perjalanan Bimo (Dimas Aditya) dan istrinya, Sriatun (Alyssa Abidin), yang mencari kehidupan yang lebih baik di sebuah desa pedalaman. Namun, ketika teror Kuyang mengincar Sriatun yang sedang hamil, kisah mereka menjadi suatu ketegangan yang menegangkan dan mencekam.ggc

 

Komentar