Harta Tahta Raisa, Perjalanan Syaduh Diva Indonesia Meraih Mimpinya

  Gembelgaul.com - Film “Harta Tahta Raisa” akan membawa penonton terhanyut dengan kisah-kisah yang belum pernah terungkap sebelumnya dari balik panggung. Mulai dari kisah perjalanan Raisa meniti karier di industri musik Indonesia, persahabatannya dengan sang manajer yang juga mitranya dalam membangun Juni Records, Adryanto Pratono (Boim), hingga kisah eksklusif di balik kemegahan monumental “Raisa Live in Concert GBK” pada tahun 2023.   “Dokumenter adalah suatu karya yang tidak scripted. Drama saat produksi dan drama asli, tentu ada di film ini. Untuk menggarap film ini, Imajinari juga mencoba mengumpulkan footage sebanyak mungkin termasuk membereskan kepemilikan rights-nya. Secara linimasa, dokumenter ini sebenarnya film kedua Imajinari. Sudah digarap sejak 2022 dan akhirnya sekarang bisa disaksikan penonton Indonesia mulai 6 Juni 2024,” kata produser “Harta Tahta Raisa” Dipa Andika. baca juga : mau lihat timnas di GBK, ini peta parkirnya Melalui dokumenter ini, Raisa juga

Film “Agak Laen” Komedi Satir Diusung dari Podcast

 

Film “Agak Laen” Komedi Satir Diusung dari Podcast

Gembelgaul.com - Sebelumnya, film “Agak Laen” lebih dulu merilis teaser poster dan trailer yang memberikan sedikit petunjuk tentang cerita film dan latar belakang karakter utama.

Film ini diproduseri Ernest Prakasa dan Dipa Andika, serta sutradara Muhadkly Acho tersebut merilis official trailer film.

Kini, di official trailer film “Agak Laen” tersaji nuansa komedi dengan balutan misteri yang akan menjadi bumbu di film, ketika empat sekawan pekerja pasar malam, Jegel, Boris, Oki, dan Bene harus menyembunyikan mayat pengunjung yang mati gara-gara serangan jantung.

baca juga : motor apa yang digunakan Jefri Nichol di  Ali Topan ?

Di film “Agak Laen” keempat bintang utama tersebut, Indra Jegel, Boris Bokir, Oki Rengga, dan Bene Dion juga turut menjadi produser eksekutif dan investor film.

Sutradara dan penulis film “Agak Laen” Muhadkly Acho mengatakan proses syuting yang berlangsung selama kurang lebih tiga minggu terasa menyenangkan karena seluruh pemain dan kru juga menghadirkan kelucuan di luar kamera.

“Walau sempat terkendala oleh cuaca seperti hujan, tetapi bersyukur syuting bisa berjalan lancar sampai hari terakhir. Selama syuting terasa menyenangkan karena semua kru dan pemain selalu menemukan hal-hal kecil yang menjadi hiburan di lokasi.

Semoga energinya nanti juga sampai ke penonton ketika filmnya sudah tayang di bioskop 1 Februari 2024,” kata Muhadkly Acho.

Produser film “Agak Laen” Ernest Prakasa mengatakan, Imajinari selalu berusaha untuk menghadirkan cerita segar dan orisinal. Sebab itu, di film ketiga Imajinari, “Agak Laen” akan menjadi sajian komedi segar yang akan menghibur penonton Indonesia pada awal tahun depan mulai 1 Februari 2024.

Sebelumnya, Imajinari telah sukses dengan film drama komedi keluarga “Ngeri-Ngeri Sedap” yang mendapat 2 juta lebih penonton, serta film keduanya, “Jatuh Cinta Seperti di Film-Film” yang mendapat tanggapan positif dan pujian kritis dari penonton.

“Fokus Imajinari adalah selalu memberikan ruang bagi film-film dengan cerita baru dan orisinal. Kami selalu memprioritaskan ide-ide baru dari talenta yang juga sedang berkembang di industri perfilman Indonesia.

baca juga : mencari Indonesia hanya perlu ke 5 kota ini

Film “Agak Laen” menjadi film ketiga Imajinari yang dikembangkan dari IP Podcast Agak Laen dan memiliki kebaruan cerita yang dikembangkan oleh saya sebagai produser dan juga Acho sebagai penulis sekaligus sutradara,” kata Ernest Prakasa.

Film komedi terbaru “Agak Laen” yang akan tayang di bioskop mulai 1 Februari 202$ dipersempahkan oleh Rumah produksi Imajinari bekerja sama dengan Jagartha, Trinity Entertainment Network, A&Z Films, Legacy Pictures dan Agak Laen.ggc

 

 

Komentar